| dc.description.abstract | Latar belakang: Banyak terapi yang dikembangkan untuk kanker serviks, namun
saat ini alternatif terapi masih diteliti lebih dalam. Daun sirih merah (Piper
crocatum) memiliki banyak zat aktif yang memiliki aktivitas untuk menghambat
pertumbuhan sel kanker. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengeksplorasi
pengujian dosis sitotoksisitas kombinasi ekstrak etanol daun sirih merah (Piper
crocatum) dan capryol dalam sediaan nanopartikel SNEDDS ekstrak etanol daun
sirih merah (Piper crocatum) sebagai antikanker yang memiliki efektifitas baik
terhadap sel kanker serviks (HeLa).
Metode: Penelitian dilakukan di Laboratorium Riset Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Indonesia dengan metode eksperimental secara in vitro dengan
menggunakan desain quasi experimental. Hasil data dianalisis menggunakan
Excel untuk menentukan nilai LC50 dari kombinasi ekstrak etanol daun sirih
merah dan capryol dalam sediaan nanopartikel SNEDDS.
Hasil: Kombinasi ekstrak etanol daun sirih merah dan capryol dalam sediaan
nanopartikel SNEDDS terdiri atas 40 mg ekstrak etanol daun sirih merah, capryol
(minyak) 40 μL, tween 20 (surfaktan) 75 μL, dan PEG (ko-surfaktan) 885 μL.
Hasil pengujian nilai LC50 dari sediaan tersebut yaitu 80,23 μg/mL. Hasil ini
menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun sirih merah dan capryol
dalam sediaan nanopartikel SNEDDS memiliki aktivitas antikanker.
Simpulan: Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa kombinasi
ekstrak etanol daun sirih merah dan capryol dalam sediaan nanopartikel
SNEDDS memilki aktivitas antikanker serviks (HeLa). | en_US |