Analisis Redesain Pondasi pada Pembangunan Proyek Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya
Abstract
Gedung Twin tower UPN Jawa Timur adalah salah satu gedung yang digunakan untuk
perkuliahan Universitas Pembangunan Nasional yang berada di Surabaya. Gedung ini
memiliki luas 25936,5 m 2 yang nantinya akan digunakan oleh fakultas – fakultas di
UPN Jawa Timur sebagai tempat perkuliahan. Pada tahap konstruksi, ditemukan
beberapa permasalahan di lapangan saat uji PDA (Pile Driving Analyzer). Hasil test
PDA menunjukkan daya dukung pondasi belum memenuhi daya dukung rencana,
sehingga dilakukan perkuatan pada pondasi yakni menambahkan jumlah titik pancang
dan menjadikan pondasi menjadi sistem pondasi pile group. tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menganalisis perbandingan jumlah tiang pondasi, penulangan pilecap,
biaya, dan waktu pelaksanaan antara tiang pancang dengan tiang borepile. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Dari hasil penelitian didapatkan
jumlah tiang spun pile sebanyak 389 buah dan pondasi boredpile sebanyak 258 buah.
Hasil analisis perbandingan biaya spun pile (tiang pancang) adalah Rp 45,903,011,000
sedangkan pada pondasi yang menggunakan tiang BorePile yaitu sebesar Rp
64,156,212,000. hasil analisis perbandingan waktu pelaksanaan Spun Pile (tiang
pancang) dan penulangan pile cap pada desain awal memperoleh estimasi hari yaitu
selama 109 hari kerja, sedangkan waktu pelaksanaan pondasi Borepile membutuhkan
estimasi waktu yang lebih lama yaitu sebesar 180 hari kerja.
