Analisis Kenyamanan Termal di Universitas Islam Indonesia menggunakan Metode Thermal Humidity Index (THI)
Abstract
Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan
lingkungan kampus yang kondusif bagi aktivitas akademik. Universitas Islam
Indonesia (UII) yang terletak di Sleman, Yogyakarta, memiliki kondisi lingkungan
yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti suhu udara, kelembaban,
kecepatan angin, serta emisi kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
tingkat kenyamanan termal di UII dengan menggunakan metode Thermal Humidity
Index (THI), yang mengintegrasikan suhu dan kelembaban udara sebagai indikator
utama kenyamanan termal.Pengambilan data dilakukan di sepuluh titik lokasi pada
area kampus dengan pengukuran suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan
angin dalam tiga periode waktu, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Hasil analisis
menunjukkan bahwa rata-rata nilai THI di lokasi penelitian berkisar antara 26,6
hingga 27,8. Berdasarkan klasifikasi Nieuwolt (1977), seluruh titik lokasi berada
dalam kategori tidak nyaman (THI >26). Namun, menurut standar SNI 03-6572-
2001, sebanyak 40% lokasi masih tergolong nyaman, sementara sisanya berada
dalam kategori tidak nyaman. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan
antara emisi kendaraan dan suhu udara, di mana korelasi sedang ditemukan pada
pagi (r=0,50) dan siang hari (r=0,40), sedangkan korelasi sangat rendah terjadi pada
sore hari (r=-0,26).
Collections
- Environmental Engineering [1887]
