• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Apu-apu (Pistia Stratiotes) Untuk Rehabilitasi Tanah Bekas Tambang Nikel: Skala Persemaian

    Thumbnail
    View/Open
    22927009.pdf (1.433Mb)
    Date
    2025
    Author
    Darojat, Irfa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah apu-apu (Pistia stratiotes) dalam rehabilitasi tanah bekas tambang nikel pada skala persemaian. Studi ini dilakukan di PT Vale Indonesia Tbk, sebuah perusahaan pertambangan nikel yang berkomitmen pada praktik pertambangan berkelanjutan. Tanaman apu-apu, yang sebelumnya digunakan untuk fitoremediasi air limbah dan kemudian dibuang ke landfill, dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat (POP). Penelitian ini mengeksplorasi potensi kompos apu-apu yang dikombinasikan dengan mikroorganisme PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan mikoriza untuk mereduksi logam berat dan memperbaiki daya serap air tanah bekas tambang nikel. Fokus penelitian adalah pada parameter logam berat Kromium (Cr) dan Besi (Fe) yang umumnya ditemukan sebagai mineral pengikut dalam penambangan nikel. Tanaman Sengon Butoh (Enterolobium cyclocarpum Griseb) dipilih sebagai tanaman uji karena kemampuannya beradaptasi dengan kondisi tanah laterit dan meningkatkan kandungan nitrogen tanah. Metodologi penelitian meliputi pembuatan POC dan POP dari apu-apu, pengujian karakteristik tanah overburden, serta pengamatan pertumbuhan tanaman dan perubahan karakteristik tanah setelah perlakuan. Hasil penelitian ini pada tingkat pertumbuhan tanaman, Pupuk Organik Padat (POP) + PGPR mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi dengan deviasi 15,1 cm dibanding kontrol dan diameter dengan deviasi 3,9 cm, sedangkan pada penurunan logam berat penggunaan POP + inokulasi PGPR secara signifikan menurunkan kadar logam berat pada tanah uji (overburden) dengan hasil penurunan sebesar 7% pada logam Cr dan 0,27 % pada logam Fe. jika dibandingkan penggunaan eksisting nursery dengan metode overburden mampu menurunkan biaya operasional sebesar 37%. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas, kelayakan, dan dampak dari metode rehabilitasi ini mampu berkontribusi pada pengembangan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan strategi pengurangan dampak lingkungan dalam sektor pertambangan nikel di Indonesia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55361
    Collections
    • Master of Environmental Engineering [11]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV