Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Apu-apu (Pistia Stratiotes) Untuk Rehabilitasi Tanah Bekas Tambang Nikel: Skala Persemaian
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah apu-apu (Pistia
stratiotes) dalam rehabilitasi tanah bekas tambang nikel pada skala persemaian. Studi
ini dilakukan di PT Vale Indonesia Tbk, sebuah perusahaan pertambangan nikel yang
berkomitmen pada praktik pertambangan berkelanjutan. Tanaman apu-apu, yang
sebelumnya digunakan untuk fitoremediasi air limbah dan kemudian dibuang ke
landfill, dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC) dan
pupuk organik padat (POP). Penelitian ini mengeksplorasi potensi kompos apu-apu
yang dikombinasikan dengan mikroorganisme PGPR (Plant Growth Promoting
Rhizobacteria) dan mikoriza untuk mereduksi logam berat dan memperbaiki daya
serap air tanah bekas tambang nikel. Fokus penelitian adalah pada parameter logam
berat Kromium (Cr) dan Besi (Fe) yang umumnya ditemukan sebagai mineral pengikut
dalam penambangan nikel. Tanaman Sengon Butoh (Enterolobium cyclocarpum
Griseb) dipilih sebagai tanaman uji karena kemampuannya beradaptasi dengan kondisi
tanah laterit dan meningkatkan kandungan nitrogen tanah. Metodologi penelitian
meliputi pembuatan POC dan POP dari apu-apu, pengujian karakteristik tanah
overburden, serta pengamatan pertumbuhan tanaman dan perubahan karakteristik tanah
setelah perlakuan. Hasil penelitian ini pada tingkat pertumbuhan tanaman, Pupuk
Organik Padat (POP) + PGPR mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi dengan
deviasi 15,1 cm dibanding kontrol dan diameter dengan deviasi 3,9 cm, sedangkan pada
penurunan logam berat penggunaan POP + inokulasi PGPR secara signifikan
menurunkan kadar logam berat pada tanah uji (overburden) dengan hasil penurunan
sebesar 7% pada logam Cr dan 0,27 % pada logam Fe. jika dibandingkan penggunaan
eksisting nursery dengan metode overburden mampu menurunkan biaya operasional
sebesar 37%. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai
efektivitas, kelayakan, dan dampak dari metode rehabilitasi ini mampu berkontribusi
pada pengembangan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan strategi
pengurangan dampak lingkungan dalam sektor pertambangan nikel di Indonesia.
