| dc.description.abstract | Survei menunjukan bahwa generasi milenial identik dengan angka turnover yangtinggi, saat ini rata- rata angka turnover pada bidang industri berada di atas10%. Hal ini mengindikasikan adanya kecenderungan kuat pada generasi junior
milenial untuk mengalami intensi turnover. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui peran persepsi beban kerja terhadap intensi turnover denganstreskerja sebagai variabel mediator pada karyawan junior milenial di Indonesia. Alat
ukur yang digunakan adalah Turnover Intention Scale (TIS) dikembangkanolehAbid dan Butt (2017), Job Stress Scales (JSS) oleh Parker dan DeCotiis (1983), Beban Kerja yang dikembangkan oleh Yaswir (2020) dan disebarkanmenggunakan platform google formulir. Analisis data dilakukan denganuji
mediasi menggunakan bantuan aplikasi JAMOVI. Analisis mediasi menunjukanperanan tidak langsung (indirect) dari beban kerja terhadap intensi turnover
dengan stres kerja sebagai mediator yang signifikan. Peranan ini dapat
dikatakan sebagai mediasi penuh (full mediation), karena peranan bebankerjasecara langsung (direct) tidak signifikan. Dapat diartikan bahwa peran bebankerja terhadap intensi turnover karyawan tidak dapat berperan signifikan secaralangsung, namun dapat menjadi signifikan dengan ditambahkan perananvariabel stres kerja (mediasi). Dengan demikian stres kerja berfungsi secarafull
mediation, bagi peranan beban kerja terhadap intensi turnover karyawangenerasi junior milenial di Indonesia. | en_US |