Show simple item record

dc.contributor.authorAmin, Rake Labib
dc.date.accessioned2025-04-23T03:46:38Z
dc.date.available2025-04-23T03:46:38Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55323
dc.description.abstractPada penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengetahui Hubungan antara grit dengan prokrastinasi akademik mahasiwa universitas islam Indonesia. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini yaitu, ada hubungan negatif antara Grit dengan Prograstinasi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah 150 mahasiswa aktif yang sedang mengikuti perkuliahan dan tidak sedang ngambil mata kuliah skripsi. Partisipan yang akan dipilih akan menggunakan teknik purposive sampling atau teknik pengambilan data dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2012). Terdapat enam aspek prokrastinasi akademik yang diukur menggunakan Skala Akademik Prokrastinasi (APS) yang di kembangkan oleh McCloskey dan Shannon (2015). Penelitian ini menggunakan Short Grit Scale (Grit-S) yang dikembangkan oleh Duckworth dan Quinn (2009). Grit-S mengukur dua aspek utama dari grit: Perseverance of Effort dan Consistency of Interest. Penelitian ini menggunakan pengujian dengan analisis pengujian SPSS yang mana terdapat banyak prosedur pengujian yaitu; Uji validitas, uji asumsi, dan uji reliabilitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat korelasi negatif antara grit dan prokrastinasi akademik dengan koefisien korelasi r = - 0,551, yang berarti bahwa makin tinggi tingkat grit, makin rendah kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGriten_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.subjectProkrastinasien_US
dc.subjectSPSSen_US
dc.titleHubungan Antara Grit dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19320275


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record