Show simple item record

dc.contributor.authorRahmadhani, Nurul Fajri
dc.date.accessioned2025-04-23T03:07:01Z
dc.date.available2025-04-23T03:07:01Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55317
dc.description.abstractDukungan sosial memiliki peran penting dalam membantu siswa menghadapi dampak psikologis akibat perceraian orang tua. Namun, terdapat kemungkinan perbedaan dalam penerimaan dan pemanfaatan dukungan sosial antara siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dukungan sosial yang diterima oleh siswa laki-laki dan perempuan yang orang tuanya bercerai, baik dari keluarga, teman sebaya, maupun guru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei yang melibatkan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengalami perceraian orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan cenderung lebih aktif mencari dan menerima dukungan emosional dari keluarga dan teman sebaya dibandingkan dengan siswa laki-laki. Sebaliknya, siswa laki-laki lebih sering menunjukkan kemandirian dan cenderung menerima dukungan dalam bentuk instrumental, seperti bantuan akademik dari guru atau teman. Perbedaan ini menunjukkan bahwa strategi dukungan sosial harus disesuaikan dengan karakteristik kebutuhan masing-masing gender. Temuan ini memberikan implikasi bagi keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial untuk mengoptimalkan bentuk dukungan yang sesuai guna membantu siswa menghadapi dampak perceraian orang tua secara lebih efektif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectsiswa SMPen_US
dc.subjectDukungan Sosialen_US
dc.subjectPerceraian Orang Tuaen_US
dc.subjectPerbedaan Genderen_US
dc.subjectKesejahteraan Psikologisen_US
dc.titlePerbedaaan Dukungan Sosial pada Siswa Laki Laki dan Perempuan Yang Orangtuanya Berceraien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19320309


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record