• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perbandingan Penggunaan Metode Aritmatik, Poligon Thiessen, dan Isohyet dalam Perhitungan Curah Hujan Rerata Kawasan di Das Progo

    Thumbnail
    View/Open
    18511270.pdf (17.30Mb)
    Date
    2025
    Author
    Muslich, Imam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagai negara tropis dengan curah hujan tinggi, Indonesia sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air, terutama di wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam seperti Daerah Aliran Sungai (DAS) Progo. Pengelolaan yang efektif memerlukan penentuan curah hujan rata-rata kawasan secara akurat, karena hal ini berperan penting dalam perencanaan dan pengendalian sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode perhitungan curah hujan rata-rata kawasan, yaitu Aritmatika, Poligon Thiessen, dan Isohyet, guna mengetahui metode yang paling sesuai untuk diterapkan di DAS Progo. Data curah hujan harian dari 12 stasiun hujan selama 15 tahun (2004-2018) digunakan untuk menghitung curah hujan rata-rata kawasan dan curah hujan rancangan dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Tiga metode, yaitu Aritmatika, Poligon Thiessen, dan Isohyet, diterapkan untuk membandingkan hasil perhitungan curah hujan kawasan. Untuk analisis curah hujan rancangan digunakan distrribusi Log-Pearson III melalui pengujian Chi-Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Aritmatika menghasilkan nilai rata-rata curah hujan rancangan tertinggi, diikuti oleh metode Polygon Thiessen, dan metode Isohyet yang memberikan nilai rata- rata terendah. Metode Isohyet menghasilkan luasan pengaruh pada setiap perbedaan curah hujan dengan variasi yang cenderung tinggi pada daerah dengan topografi berupa dataran tinggi atau pegunungan. Sementara itu, metode Polygon Thiessen dapat menjadi alternatif untuk perhitungan yang lebih mudah dan konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan metode perhitungan curah hujan harus disesuaikan dengan karakteristik DAS dan tujuan analisis.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55315
    Collections
    • Civil Engineering [4759]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV