Pengaruh Variasi Penambahan Serbuk Kaca Terhadap Kuat Tekan Kuat Tarik Belah, dan Absorpsi Beton Pada Beton Fly Ash
Abstract
Perkembangan industri kontruksi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat,
Sehingga kebutuhan akan penggunaan beton semakin meningkat. Kemudahan dan ketersedian
bahan penyusun menjadi alasan utama beton banyak digunakan pada proyek konstruksi. Selain hal
tersebut beton juga memiliki beberapa keunggulan seperti kuat tekan yang tinggi, perawatan yang
mudah, harga yang relatif murah, serta tahan terhadap cuaca. Selain itu beton juga memiliki
kelemahan terhadap kuat tarik belah. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan sebuah inovasi.
Dalam penelitian ini, digunakan flyash sebagai subtitusi terhadap semen sebanyak 15% dan
serbuk kaca sebagai bahan tambah terhadap semen dengan dengan variasi 5%, 10%, 15%, 20%,
25%. Campuran beton menggunakan mix design yang mengacu pada SNI 2834-2000 dengan mutu
rencana 25 MPa. Pengujian beton dilakukan pada saat beton berusia 28 hari setelah proses
pencampuran, hal ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan, kuat Tarik belah, dan absorpsi pada
beton.
Berdasarkan dari hasil penelitian, beton dengan campuran 15% flyash sebagai subtitusi
terhadap semen serta 5% serbuk kaca sebagai bahan tambah terhadap semen memiliki nilai yang
paling optimal pada pengujian kuat tekan dengan nilai rata-rata sebesar 26,62 MPa. Sedangkan pada
pengujian kuat tarik diperoleh nilai rata-rata sebesar 2,68 Mpa. Nilai tersebut lebih tinggi
dibandingkan dengan nilai rata-rata kuat tekan beton normal yaitu 25,48 MPa, dan niali rata-rata
kuat Tarik beton normal 2,54 MPa. Akan tetapi pada pengujian absorpsi beton nilai rata-rata yang
paling tinggi yaitu 4,61% pada BV5.
Collections
- Civil Engineering [4779]
