• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Ibprp Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Shear Wall Studi kasus : Proyek Pembangunan Gedung Ibu dan Anak Terpadu Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito

    Thumbnail
    View/Open
    20511068.pdf (7.588Mb)
    Date
    2025
    Author
    Dewi, Noviana Shinta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri konstruksi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat berkat dukungan investasi pemerintah serta tuntutan pembangunan berkelanjutan. Namun dalam pelaksanaannya, memiliki risiko yang tinggi dalam aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Penelitian ini berfokus pada analisis risiko keselamatan kerja pada pekerjaan shear wall di Proyek Pembangunan Gedung Ibu dan Anak Terpadu RSUP Dr. Sardjito dengan menerapkan metode IBPRP yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian untuk meningkatkan keselamatan kerja pada pekerjaan shear wall. Proses penyusunan IBPRP meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, memperkirakan risiko, dan menentukan langkah pengendalian sesuai dengan hierarki pengendalian risiko. Hierarki ini terdiri dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknis, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Kemudian dilakukan penilaian risiko berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021, diikuti dengan verifikasi IBPRP oleh ahli K3. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 289 potensi bahaya yang teridentifikasi dalam 8 tahapan pekerjaan di 9 lantai. Sebelum dilakukan pengendalian, tingkat risiko kecil ditemukan sebanyak 126 risiko (43,59%), tingkat risiko sedang sebanyak 121 risiko (41,86%), dan tingkat risiko besar sebanyak 42 risiko (14,53%). Upaya pengendalian risiko yang dilakukan adalah substitusi, rekayasa teknis, administrasi, dan alat pelindung diri (APD). Hasil penilaian risiko setelah dilakukan pengendalian, ditemukan tingkat risiko kecil sebanyak 236 risiko (81,66%), tingkat risiko sedang sebanyak 53 risiko (18,34%), sementara kategori tingkat risiko besar sudah tidak ada lagi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55291
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV