Hubungan Asupan Energi dan Makronutrien dengan Performa Fisik Dewasa Muda
Abstract
Latar Belakang: Performa fisik adalah kemampuan individu dalam melakukan
aktivitas fisik secara efisien, mencakup kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan
fleksibilitas, yang mendukung kesehatan dan kualitas hidup. Dewasa muda, yang
berusia 18 hingga 25 tahun, berada pada fase puncak kesehatan namun banyak
yang mengalami penurunan kebugaran fisik akibat gaya hidup sedentari. Asupan
energi dan makronutrien, seperti kalori, karbohidrat, protein, dan lemak,
mendukung performa fisik.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara asupan energi dan makronutrien
dengan performa fisik dewasa muda.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang
menerapkan teknik analisis observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Pengambilan sampel pada penelitian
ini menggunakan teknik random sampling. Variabel penelitian yaitu asupan energi,
karbohidrat, lemak, dan protein sebagai variable bebas dan variable terikat adalah
performa fisik. Analisis bivariat mengunakan Pearson correlation.
Hasil: Analisis bivariat menunjukkan asupan protein memiliki korelasi positif
dengan performa fisik, meskipun tidak signifikan secara statistik (r=0.284,
p=0.104).
Kesimpulan: Adanya hubungan antara asupan protein dengan performa fisik
meskipun tidak signifikan secara statistik.
Collections
- Medical Education [2860]
