• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Disleksia dengan Profil IQ dan Perkembangan Kognitif Anak: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    21711191.pdf (4.243Mb)
    Date
    2025
    Author
    Sa’diyah, Rohimatun Nailis
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Disleksia adalah gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, serta menerjemahkan tulisan menjadi kata-kata dan mengungkapkan makna kata secara lisan. Gangguan ini terjadi meskipun individu yang mengalaminya memiliki kecerdasan yang normal atau bahkan di atas rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara disleksia, profil IQ, dan perkembangan kognitif anak usia sekolah dengan menggunakan pendekatan scoping review. Metode Penelitian: Metode scoping review, dengan pencarian sistematis pada database elektronik seperti PubMed dan EBSCOhost dalam rentang tahun 2014- 2024. Proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA-ScR, dengan kriteria inklusi mencakup artikel yang membahas disleksia pada anak usia sekolah (6-12 tahun). Hasil: Mayoritas anak dengan disleksia memiliki IQ dalam rentang rata-rata, dengan sebagian lainnya menunjukkan IQ superior. Anak-anak dengan disleksia cenderung memiliki perbedaan antara Verbal IQ (VIQ) dan Performance IQ (PIQ), di mana VIQ sering kali lebih rendah dibandingkan PIQ. Faktor-faktor seperti kesadaran fonologis, memori kerja, dan kecepatan penamaan cepat memiliki korelasi yang signifikan dengan keterampilan literasi mereka. Intervensi berbasis kognitif-perilaku terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis. Simpulan: Disleksia tidak selalu berhubungan dengan rendahnya IQ, tetapi lebih kepada ketidakseimbangan dalam keterampilan kognitif tertentu. Profil IQ anak dengan disleksia sering kali menunjukkan kesenjangan antara VIQ dan PIQ, dengan tantangan besar dalam aspek verbal. Oleh karena itu, intervensi pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan kognitif anak sangat penting untuk mengatasi kesulitan literasi pada anak disleksia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55265
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV