| dc.description.abstract | Latar belakang: Antibiotik merupakan obat yang diperlukan dalam pengatasan infeksi
karena bakteri. Sekitar 40-62% antibiotik digunakan secara tidak tepat yang dapat
menyebabkan terjadinya resistensi. Faktor yang menjadi penyebab tingginya angka
resistensi adalah penggunaan antibiotik secara tidak rasional. Pengetahuan masyarakat
awam tentang penggunaan antibiotik yang minim menjadi faktor yang dapat berpengaruh
terhadap kesalahan dalam mengkonsumsi obat antibiotik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat desa
Titian Resak terkait penggunaan obat antibiotik sehingga mencegah terjadinya resistensi
antibiotika serta meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait obat antibiotik.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Survei dengan menyebarkan kuesioner
yang terdiri dari pertanyaan terkait pengetahuan penggunaan obat antibiotik dan
menyebarkan kertas kuesioner kepada masyarakat desa Titian Resak dengan target umur
diatas 18 tahun.
Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengetahuan masyarakat di Desa Titian
Resak Kabupaten Indragiri Hulu tentang penggunaan obat antibiotik pada kategori baik
sebanyak 2,91%, pada kategori cukup sebanyak 32,4% dan pada kategori kurang sebanyak
65,05%.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa
Titian Resak Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan bahwa responden dengan
pengetahuan kategori baik sebanyak 3 responden (2,91%), pada kategori cukup sebanyak
33 responden (32,4%) dan pada kategori kurang sebanyak 67 responden (65,05%). | en_US |