Hubungan Somatotype dengan Kelincahan Pada Siswa Sekolah Sepak Bola Browidjoyo di Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Prestasi sepak bola sangat bergantung pada penguasaan
keterampilan fisik dan teknik, termasuk kekuatan otot, kelincahan, kelentukan,
keseimbangan, dan koordinasi. Kelincahan, khususnya, memungkinkan pemain
mengubah arah dan posisi tubuh dengan cepat untuk menguasai bola atau
menyerang lawan. Somatotype adalah salah satu faktor yang memengaruhi
kelincahan. Pembinaan sejak dini sangat penting untuk melatih keterampilan fisik
dan teknik. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan komitmen terhadap
pengembangan sepak bola dengan keberadaan 30 Sekolah Sepak Bola (SSB),
termasuk SSB Browidjoyo di Kota Yogyakarta, yang fokus pada pembinaan anak
usia dini.
Tujuan: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara
somatoype dengan kelincahan pada siswa sekolah sepak bola (SSB) Browidjoyo
di Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitiaan observasional analitik dengan pendekatan
cross-sectional. Pada penelitian ini diperlukan adalah sebanyak 45 siswa yang
berusia 9 – 12 tahun. Pengumpulan data somatoype dilakukan dengan metode
heath-carter yakni pengukuran antropometri yang kemudian dimasukkan dalam
rumus perhitungan somatotpye. Data tingkat kelincahan didapatkan dengan
metode Illinois Agility Test. Proses analisis data yang digunakan pada penelitian ini
adalah Chi- Square Test dengan P value <0,05 yang menandakan adanya hubungan
signifikan anatar somatoype dengan kelincahan.
Hasil: Somatoype tidak berpengaruh pada kelincahan siswa SSB Browidjoyo (P
value> 0,05). Tipe tubuh endomorph merupakan yang paling dominan di antara
siswa SSB Browidjoyo (48,9 %). Tingkat kelincahan paling dominan yaitu kategori
cukup (37,8%).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara somatoype dengan kelincahan
pada siswa SSB Browidjoyo di Yogyakarta.
Collections
- Medical Education [2958]
