• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Penanganan Longsoran dengan menggunakan Dinding Penahan Tanah Tipe Kantilever pada Ruas Jalan Awunio-lapuko STA 8 + 205, Sulawesi Tenggara

    Thumbnail
    View/Open
    19511097.pdf (3.710Mb)
    Date
    2025
    Author
    Aljabar, Laode Muhammad Hajat Zikir
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruas jalan Awunio-Lapuko, yang berada di Desa Sumbersari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, merupakan bagian dari jalan nasional yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Sulawesi Tenggara. Jalan ini berfungsi sebagai jalur penghubung dari Kota Kendari ke beberapa daerah seperti Kabupaten Buton dan Buton Utara melalui Pelabuhan Feri Amolengu. Jalan ini memiliki variasi struktur tanah, masalah yang diidentifikasi adalah banyaknya longsoran yang terjadi pada bahu jalan di STA 8+205. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan penanganan longsoran yang terjadi pada bahu jalan. Analisis dilakukan dengan dua kondisi, yaitu pada kondisi lereng asli dan dengan perkuatan dinding penahan tanah tipe kantilever dan bore pile. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan angka keamanan (SF). Analisis dilakukan dengan menggunakan program plaxis v21 dan perhitungan manual. Hasil analisis menggunakan Plaxis menunjukkan angka keamanan lereng asli tanpa beban gempa sebesar 2,68, yang berkurang menjadi 1,231 dengan beban gempa. Keadaan ini menyatakan bahwa lereng dalam kondisi tidak aman SF < 1,5. Hasil analisis manual dengan metode fellenius memberikan angka keamanan 1,279 < 1,5. Keadaan ini menunjukkan lereng dalam kondisi kritis atau tidak aman terhadap keruntuhan. Perkuatan dengan dinding penahan kantilever dan bore pile menghasilkan angka keamanan yang jauh lebih tinggi. Dalam analisis Plaxis, angka keamanan tanpa beban gempa adalah 5,345, sedangkan dengan beban gempa menjadi 5,203, keduanya dinyatakan aman (angka > 1,5). Hasil perhitungan manual untuk stabilitas eksternal menunjukkan bahwa lereng dalam kondisi aman (SF > 1,5), dengan nilai SFGeser = 2,063, SFGuling = 2,520, dan SFDaya Dukung = 20,3996. Hasil perhitungan manual untuk stabilitas internalPada potongan A-A, tekanan desak -1242,7705 kN/m2 < 13.500 kN/m2, tekanan tarik 1351,9705 kN/m2 < 4500 kN/m2, dan tegangan geser -0,0389 kN/m2 < 5477,2256 kN/m2. Pada potongan B-B, tekanan desak adalah 2061,6059 kN/m2 < 12.000 kN/m2, dan tekanan tarik 133,7712 kN/m2 < 173,2051 kN/m2. Pada potongan C-C, tekanan tekan mencapai 3856,4058 kN/m2 < 12.000 kN/m2, dan tekanan tarik 139,3450 kN/m2 < 5477,2256 kN/m2).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55250
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV