Kajian Penggunaan Empagliflozin Sebagai Agen Hipoglikemik Pada Kasus Diabetes Melitus Tipe 2 Kelompok Usia Muda : Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Angka kasus Diabetes Melitus (DM) tipe 2 pada anak dan remaja
cenderung meningkat tahun ke tahun. Terdapat keterbatasan jumlah terapi untuk
DM tipe 2 pada kelompok usia muda. Kondisi tersebut mendorong pentingnya
pengembangan obat anti-diabetik oral tambahan. Salah satu obat tersebut yaitu
empagliflozin yang merupakan obat kelas anti-diabetik terbaru. Empagliflozin
diketahui telah memberikan banyak efek yang bermanfaat untuk kelompok usia
muda dengan DM tipe 2 tetapi penelitian review mengenai hal tersebut masih
terbatas. Scoping review ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan
empagliflozin sebagai agen hipoglikemik pada kasus Diabetes Melitus (DM) tipe 2
kelompok usia muda.
Metode: Review ini menggunakan sumber informasi dari enam database yang
meliputi PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, EBSCOHost, SpringerLink, dan
ProQuest. Artikel yang tercakup merupakan artikel dengan penelitian RCT, CT, dan
observational study yang berfokus pada penggunaan empagliflozin sebagai agen
hipoglikemik pada penderita DM tipe 2 kelompok usia muda. Artikel diseleksi
mengikuti diagram alur PRISMA-ScR.
Hasil: Terdapat dua artikel yang menyatakan bahwa empagliflozin dengan dosis
10 dan 25 mg bersifat aman dan dapat menurunkan kadar HbA1c dan glukosa
plasma puasa yang signifikan pada penderita DM tipe 2 kelompok usia muda. Satu
artikel lainnya memberikan data kadar HbA1c yang lebih tinggi pada individu DM
tipe 2 yang diberikan GLP1RA (Dulaglutide)/SGLT2i (Empagliflozin) dibandingkan
dengan kelompok yang tidak mendapat pengobatan.
Simpulan: Empagliflozin dengan dosis 10 dan 25 mg memiliki efek hipoglikemik
dan profil keamanan yang baik pada penderita DM tipe 2 kelompok usia muda
Collections
- Medical Education [2860]
