• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Skor Glasgow Coma Scale dengan Lama Perawatan Rawat Inap Pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus

    Thumbnail
    View/Open
    21711083.pdf (2.492Mb)
    Date
    2025
    Author
    Supriyanto, Shifana Oktavia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan kondisi terganggunya aliran darah yang menyebabkan kerusakan jaringan otak. Penanganan komprehensif di rumah sakit diperlukan sehingga lama perawatan menjadi indikator tingkat keberhasilan terapi yang dipengaruhi salah satu faktor yaitu tingkat kesadaran yang diatur oleh kedua hemisfer otak dan Ascending Reticular Activating System (ARAS). Stroke di Arteri serebri media menyebabkan gangguan jaringan otak, edema otak, dan ketidakseimbangan hemodinamik yang memperburuk kesadaran. Penilaian tingkat kesadaran diukur oleh skor Glasgow coma scale yang teruji reabilitas dan reliabilitas. Tingkat kesadaran diukur melalui skor GCS pada stroke iskemik dapat mencerminkan tingkat keparahan gangguan neurologis yang dialami pasien. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara skor Glasgow Coma Scale saat awal masuk rumah sakit dengan lama perawatan rawat inap pada pasien stroke iskemik di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari 2025 dengan menganalisis data rekam medik pasien stroke iskemik yang menjalani rawat inap di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Sampel diambil menggunakan Purposive Sampling didapatkan 96 sampel dan diolah menggunakan SPSS dengan analisis data berupa univariat dan bivariat. Hasil: Pasien stroke iskemik memiliki skor GCS ringan (≥13) 82 orang (85.4%) sedangkan pada skor GCS sedang-berat (>13) 14 orang (14.6%). Analisis bivariat chi-square dan uji alternative fisher’s exact test didapatkan p-value 0,061 menunjukkan hasil tidak cukup kuat secara statistik (p> 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara skor Glasgow Coma Scale dengan Lama Perawatan Rawat Inap Pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55241
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV