• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Pengaruh Diet Ketogenik Terhadap Parameter Hormon Seksual Pada Wanita Obesitas Dengan Polycystic Ovary Syndrome: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    21711012.pdf (2.759Mb)
    Date
    2025
    Author
    Putrian, Abel Sanggra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan endokrin yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif dan dikaitkan dengan berbagai gangguan metabolik, termasuk obesitas. Salah satu pendekatan non- farmakologis yang sedang dikaji untuk mengatasi gangguan ini adalah diet ketogenik, yang diduga dapat memperbaiki parameter hormon seksual dan meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi wanita dengan PCOS. Metode: Penelitian ini merupakan scoping review yang dilakukan dengan menelusuri literatur dari berbagai basis data elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, Proquest, SpringerLink, dan Google Scholar. Artikel yang digunakan memenuhi kriteria inklusi, yaitu membahas efek diet ketogenik terhadap parameter hormon seksual pada wanita obesitas dengan PCOS. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA-ScR dan hasil penelitian dianalisis serta disintesis secara sistematis. Hasil: Sebanyak enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat memberikan dampak signifikan terhadap perubahan parameter hormon seksual, seperti penurunan kadar luteinizing hormone (LH), testosteron bebas, dan rasio LH/FSH, serta peningkatan kadar sex hormone-binding globulin (SHBG) dan progesteron. Selain itu, diet ketogenik juga berkontribusi dalam menurunkan indeks massa tubuh (BMI), memperbaiki siklus menstruasi, serta mengurangi gejala hiperandrogenisme seperti hirsutisme. Simpulan: Scoping review ini menunjukkan bahwa diet ketogenik berpotensi sebagai terapi nutrisi dalam pengelolaan PCOS pada wanita obesitas. Diet ini dapat memperbaiki keseimbangan hormon seksual, menurunkan berat badan, serta meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain uji klinis yang lebih luas untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanan diet ketogenik sebagai terapi jangka panjang bagi pasien PCOS.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55236
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV