• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Determinan Perilaku Merokok Elektrik Pada Mahasiswi di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21711055.pdf (2.176Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fathurrahman, Rizki
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Merokok elektrik merupakan tren yang sangat berkembang pesat belakangan ini, terutama di kalangan mahasiswi di Yogyakarta terkhususnya mahasiswi Universitas Islam Indonesia. Fenomena seperti ini dipengaruhi beberapa faktor seperti lingkugan sosial yang mencakup pertemanan atau keluarga, faktor psikologis dan eksposur media yang dituangkan didalam iklan. Meskipun banyak yang menganggap rokok elektrik sebagai alternatif lebih aman dibandingkan rokok konnvensional, penggunaan rokok elektrik ternyata memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai determinan yang dapat mempengaruhi perilaku merokok elektrik di kalangan mahasiswi. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku merokok elektrik pada mahasiswi di Yogyakarta berdasarkan teori Stimulus Organisme Respon terhadap Perilaku Manusia, Teori Konformitas terhadap Perilaku Manusia dan beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada manusia. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam dengan partisipan mahasiswi pengguna rokok elektrik di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya teori stimulus organisme respons memiliki peran penting dalam membentuk perilaku merokok elektrik. Stimulus yang dimaksud disini cukup variatif seperti faktor sosial, faktor psikologis dan eksposur iklan. Namun teori konformitas tidak menunjukkan dampak karena mayoritas responden mengaku tidak mendapat adanya paksaan untuk mengikuti tren merokok elektrik dalam lingkungan sosial ataupun pertemanan mereka. Kesimpulan: Faktor sosial yang mencakup lingkungan, psikologis dan iklan merupakan stimulus utama yang menjadikan determinan dalam perilaku merokok elektrik pada mahasiswi. Oleh karena itu diperlukan edukasi kesehatan dan pengawasan lebih lanjut terhadap promosi rokok elektrik untuk menekan angka penggunaannya di kalangan mahasiswi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55220
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV