Pelatihan Koping Religius untuk menurunkan Kecemasan Pada Family Caregiver Pasien Kanker Anak
Abstract
Orang tua sebagai family caregiver anak yang menderita kanker akan mengalami perubahan peran dan
tanggung jawab sehingga dapat memunculkan kecemasan. Kecemasan terjadi karena kondisi fluktuatif
anak dan sisi emosional orang tua saat melihat anak menderita karena penyakitnya. Kondisi ini dapat
berlangsung selama 5 tahun dan normal setelah beberapa tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
pengaruh pelatihan koping religius terhadap penurunan kecemasan pada family caregiver pasien kanker
anak. Subjek penelitian ini adalah family caregiver pasien kanker anak yang mengalami kecemasan
dalam tingkat sedang-berat, beragam Islam, perempuan yang berjumlah 6 orang. Desain penelitian ini
kuantitatif eksperimen One Group Pretest-Posttest Design dengan pengukuran sebelum dan sesudah
diberikan perlakuan. Alat ukur yang digunakan ialah DASS-42 aspek kecemasan sebanyak 14 aitem
dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,91 Alpha Cronbach. Modul pelatihan koping religius disusun
berdasarkan tahapan koping religius positif oleh Pargament, Tarakeshwar, Ellison dan Wulff (2001). Uji
hipotesis non paramterik menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan
skor kecemasan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan mean
pre test = 13,83, mean post test =9,16, Z = -2,201 dan p = 0,028 (p<0,05). Oleh karena itu dapat
disimpulkan bahwa pelatihan koping religius dapat menurunkan kecemasan pada family caregiver
pasien kanker anak.
Collections
- Master of Psychology [494]
