Pengaruh Fear of Missing Out dan Psychological Need Satisfaction Terhadap Nomophobia pada Dewasa Awal
Abstract
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang meningkat saat ini dapat menimbulkan dampak
negatif salah satunya adalah nomophobia, yaitu adanya perasaan khawatir dan cemas saat jauh dari
gadget dan akses internet yang dimiliki. Nomophobia erat kaitannya dengan psychological need
satisfaction yang apabila tidak terpenuhi dapat memicu gangguan psikologis. Studi ini juga melihat
bagaimana peran fear of missing out sebagai faktor yang dapat meningkatkan perilaku nomophobia.
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara FoMO dan psychological need satisfaction
terhadap nomophobia pada individu dewasa awal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif
korelasional dengan jumlah 223 responden. Instrumen yang digunakan yaitu Nomophobia Questionnaire
(α=0,937), Fear of Missing Out Scale (α=0,914), dan Basic Psychological Need Satisfaction and Frustration
Scale (α=0,966). Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 25 untuk melakukan
uji asumsi dan uji hipotesis. Hasil analisis data diperoleh nilai R sebesar 0,561 dan R Square sebesar 0,315.
Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan linear moderat yang positif antara variabel fear of missing
out dan psychological need satisfaction terhadap nomophobia dengan sumbangan efektif sebesar 31,5%.
Variabel FoMo memiliki hubungan positif dan diketahui memberikan pengaruh yang lebih besar sebanyak
28,4% dibandingkan dengan psychological need satisfaction yang memiliki hubungan negatif yang
signifikan dengan sumbangan efektif sebesar 3,1%. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan
kesadaran pada individu terhadap fenomena nomophobia yang dapat menimbulkan dampak negatif
terkait dengan kesejahteraan psikologis.
Collections
- Master of Psychology [494]
