Show simple item record

dc.contributor.authorNur’ainioktaviani, Rifka
dc.date.accessioned2025-03-17T03:14:51Z
dc.date.available2025-03-17T03:14:51Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55200
dc.description.abstractIndividu pada masa emerging adulthood pada umumnya mengalami kebimbangan, frustrasi dan perasaan tidak aman yang disebabkan karena masa adaptasi yang harus mereka lalui. Periode transisi ini juga membawa risiko peningkatan dari kecemasan yang lebih tinggi. Apabila seseorang terus merasakan kecemasan maka individu akan menjadi tidak nyaman sehingga akan menimbulkan dampak negatif untuk tubuh hingga akhirnya kecemasan akan menjadi suatu gangguan. Kecemasan merupakan salah satu bentuk emosi yang terjadi karena adanya penilaian kognitif yang tidak tepat terhadap stresor. Terdapat terapi yang terkait dengan restrukturisasi kognitif dan perilaku yang menyimpang yaitu Islamic Cognitive Behavior Therapy (ICBT). Fokus pada penelitian ini yaitu psikoterapi yang menggabungkan CBT dengan religiusitas islam. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk eksperimen kuasi repeated measurements. Subjek dalam penelitian ini yaitu individu usia emerging adulthood beragama islam yang berdomisili di Yogyakarta dan memiliki nilai skala Beck Anxiety Inventory lebih darisama dengan 16 atau masuk pada kategori sedang atau berat serta memenuhi ciri emerging adults. Penelitian ini menggunakan analisis anova repeated measures. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian intervensi Islamic-Cognitive Behavioral Therapy berdampak secara signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan emerging adults.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDewasa Awalen_US
dc.subjectICBTen_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.titleIslamic Cognitive Therapy untuk Menurunkan Kecemasan Pada Emerging Adulthooden_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22915067


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record