| dc.description.abstract | Invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 menjadi salah satu peristiwa geopolitik
yang mempengaruhi kebijakan luar negeri berbagai negara, termasuk Jepang.
Jepang di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Fumio Kishida menerapkan
sanksi ekonomi yang lebih tegas dibandingkan pada era sebelumnya terhadap
Rusia. Sehingga, pada penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi pengambilan keputusan Jepang dalam menjatuhkan sanksi ekonomi
terhadap Rusia dengan menggunakan teori Pengambilan Keputusan dari William
D. Coplin. Hasil akhir penelitian menunjukan bahwa kebijakan sanksi Jepang
dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu pertama konteks internasional, di mana
Jepang sebagai anggota G7 dan sekutu Amerika Serikat mendukung stabilitas
tatanan global. Kedua, kapabilitas ekonomi dan militer yaitu Jepang memiliki
kekuatan ekonomi yang besar sehingga dapat mengimbangi kapabilitas militer
Jepang yang terbatas untuk dapat menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Ketiga,
politik domestik yaitu di mana pemerintahan, birokrasi, kepentingan kelompok, dan
opini masyarakat berkontribusi dalam keputusan untuk menjatuhkan sanksi.
Penelitian ini menunjukan bahwa keputusan Jepang tidak hanya dipengaruhi oleh
tekanan eksternal tetapi faktor internal telah memperkuat legitimasi kebijakan. | en_US |