Kejadian Low Back Pain pada Penyandang Disabilitas Fisik: Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah terkait
muskuloskeletal yang sering terjadi dan berdampak signifikan terhadap kualitas
hidup. Penyandang disabilitas fisik memiliki risiko lebih tinggi mengalami LBP
akibat berbagai faktor seperti perubahan biomekanik, kelemahan otot, dan
gangguan postural.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode PRISMA-ScR menggunakan
database elektronik seperti Google Scholar, PubMed, ProQuest, Wiley Online
Library, ScienceDirect, dan Taylor & Francis. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria
inklusi dan eksklusi yang membahas mengenai faktor determinan Low back pain
pada penyandang disabilitas fisik. Dengan lima artikel yang memenuhi kriteria
dilakukan analisis.
Hasil: Analisis terhadap sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi
menunjukkan bawah LBP terjadi pada berbagai kondisi disabilitas fisik, baik
bawaan (Achondroplasia, Spina Bifida Occulta, dan Dystrophinopathy) maupun
didapat (Amputasi Tungkai Bawah, Sarcopenia, Flaccid Paralysis, dan
Spondylolysis). Faktor risiko utama meliputi kelemahan otot, degenerasi
muskuloskeletal, serta perubahan biomekanik akibat disabilitas. LBP berdampak
negatif terhadap mobilitas, aktivitas fisik, dan kualitas hidup serta meningkatkan
risiko kecacatan lebih lanjut.
Kesimpulan: Kejadian LBP pada penyandang disabilitas fisik merupakan masalah
yang kompleks dengan berbagai faktor determinan. Manajemen yang tempat,
terapi rehabilitasi, latihan penguatan otot, serta edukasi mengenai postur tubuh
yang baik sangat diperlukan untuk mengurangi dampak LBP pada kelompok
dengan disabilitas fisik.
Collections
- Medical Education [2954]
