Show simple item record

dc.contributor.authorAd-dimasyqi, Naravitto
dc.date.accessioned2025-03-13T06:02:35Z
dc.date.available2025-03-13T06:02:35Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55177
dc.description.abstractLatar Belakang: Pendengaran menjadi peran penting dalam kehidupan manusia untuk komunikasi dan penerimaan informasi. Tuli sensorineural (SNHL) pada anak, yang disebabkan oleh gangguan pada koklea atau saraf pendengaran. Salah satu penyebabnya adalah infeksi virus Herpes Simpleks (HSV). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peran infeksi HSV sebagai faktor risiko terjadinya SNHL. Metode: analisis artikel yang diperoleh dari basis data elektronik seperti Google Schoolar, PubMed, Wiley online library, ScienceDirect dan Taylor & Francis. Dengan mengikuti panduan PRISMA ScR dan mengikuti kriteria inklusi dan eksklusi, penelitian ini berfokus pada penelitian faktor risiko HSV terhadap munculnya sensorineural hearing loss (SNHL) pada anak. Dengan lima artikel yaang memenuhi kriteria untuk dianalisis Hasil: Dua artikel menyatakan bahwa HSV menjadi penyebab SNHL melalui kerusakan langsung pada koklea, reaktivasi laten virus, dan peran sistem imun, sementara tiga artikel lain tidak menemukan hubungan signifikan antara infeksi HSV dan SNHL. Faktor risiko lain, seperti berat badan lahir rendah, penggunaan obat ototoksik, dan riwayat perawatan di NICU, ditemukan lebih signifikan menyebabkan SNHL. Simpulan: Infeksi HSV dapat dianggap sebagai salah satu faktor risiko potensial, tetapi bukan penyebab utama SNHL pada anak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan lebih mendalam antara HSV dan SNHL, terutama pada kelompok usia atau wilayah geografis tertentu.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleInfeksi Herpes Simpleks Virus Sebagai Faktor Risiko Tuli Sensorineural Pada Anak: Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711109


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record