Show simple item record

dc.contributor.authorGevira, Salwa Radia
dc.date.accessioned2025-03-13T04:59:44Z
dc.date.available2025-03-13T04:59:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55174
dc.description.abstractBerdasarkan data burnout yang tinggi pada dosen serta penerapan WLI yang berisiko terhadap burnout, penelitian ini mendalami korelasi work-life integration dengan burnout pada dosen perguruan tinggi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan pengambilan data melalui survei online. Variabel work-life integration diukur menggunakan Work-Life Boundary Enactment Scale oleh Wepfer dkk. (2018). Variabel burnout diukur menggunakan subskala dari Copenhagen Burnout Inventory (CBI) yang dibuat oleh Kristensen, Christensen, dan Borritz (2005). Dari 103 partisipan, ditemukan bahwa personal burnout pada dosen berada pada kategori rendah (59,22%), sedang (33,98%) dan tinggi (9,71%) sedangkan work-related burnout berada pada kategori rendah (66,99%), sedang (23,3%), dan tinggi (9,1%).% dosen mengalami personal burnout yang tinggi dan sebanyak (17,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life integration memiliki hubungan positif dengan personal burnout pada derajat korelasi tinggi (r = 0,671; p < 0,05). Di sisi lain, WLI ditemukan memiliki hubungan positif dengan work-related burnout pada derajat korelasi rendah (r = 0,349; p < 0,05).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWork-life Integrationen_US
dc.subjectBurnouten_US
dc.subjectPersonal Burnouten_US
dc.subjectWork-related Burnouten_US
dc.titleKorelasi Work-life Integration dengan Burnout Pada Dosen Perguruan Tinggi di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320159


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record