| dc.description.abstract | Berdasarkan data burnout yang tinggi pada dosen serta penerapan WLI yang
berisiko terhadap burnout, penelitian ini mendalami korelasi work-life
integration dengan burnout pada dosen perguruan tinggi di Indonesia. Metode
yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan pengambilan data melalui
survei online. Variabel work-life integration diukur menggunakan Work-Life
Boundary Enactment Scale oleh Wepfer dkk. (2018). Variabel burnout diukur
menggunakan subskala dari Copenhagen Burnout Inventory (CBI) yang
dibuat oleh Kristensen, Christensen, dan Borritz (2005). Dari 103 partisipan,
ditemukan bahwa personal burnout pada dosen berada pada kategori rendah
(59,22%), sedang (33,98%) dan tinggi (9,71%) sedangkan work-related
burnout berada pada kategori rendah (66,99%), sedang (23,3%), dan tinggi
(9,1%).% dosen mengalami personal burnout yang tinggi dan sebanyak
(17,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life integration memiliki
hubungan positif dengan personal burnout pada derajat korelasi tinggi (r =
0,671; p < 0,05). Di sisi lain, WLI ditemukan memiliki hubungan positif
dengan work-related burnout pada derajat korelasi rendah (r = 0,349; p <
0,05). | en_US |