Analisis Modalitas Terapi terhadap Penyembuhan Ulkus Diabetikum: A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Ulkus diabetikum (DFU) merupakan salah satu komplikasi yang
dapat dialami oleh pasien diabetes yang dapat disebabkan oleh stres mekanik
dan repetitif, kerusakan endotel akibat hiperglikemia, penurunan angiogenesis,
kondisi neuropati dan hilangnya kemampuan sensorik, potensi infeksi, serta pola
hidup. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi berat, amputasi, hingga kematian
apabila tidak ditangani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dan memetakan efektivitas berbagai modalitas terapi dalam
penyembuhan ulkus diabetikum melalui pendekatan scoping review.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review yang bersifat
eksploratif dan mengikuti panduan PRISMA-ScR. Pencarian artikel dilakukan di
tiga database utama, yaitu PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda, dengan
menggunakan operator Boolean yang sesuai. Kriteria inklusi mencakup artikel
dengan desain randomized controlled trial (RCT) atau non-randomized controlled
trial (nRCT), berbahasa Inggris atau Indonesia, dipublikasikan antara tahun 2019
hingga 2023, serta membahas efektivitas terapi ulkus diabetikum. Artikel dengan
cakupan kasus ulserasi non-diabetes, studi review, dan publikasi non-ilmiah
dieksklusikan. Dari 603 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 16 artikel memenuhi
kriteria inklusi dan dikaji lebih lanjut.
Hasil: Hasil scoping review ini menunjukkan bahwa dari 16 artikel yang
dianalisis, modalitas terapi berupa skin graft, dressing biologis, tekanan gas
positif, antibiotik, serta gel dengan stimulan pertumbuhan sel signifikan dalam
menyembuhkan DFU, sedangkan 1 studi menyatakan bahwa terapi dengan
tekanan gas negatif tidak efektif dalam menyembuhkan DFU. Perbaikan klinis
signifikan yang dihasilkan oleh berbagai modalitas terapi ini antara lain reduksi
ukuran ulkus, peningkatan granulasi jaringan, waktu penyembuhan yang lebih
cepat, dan penurunan risiko infeksi.
Simpulan: Modalitas terapi ulkus diabetikum berkembang pesat dengan
berbagai pendekatan regeneratif, mekanik, dan farmakologis yang bertujuan
untuk mempercepat penyembuhan ulkus dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Terapi kombinasi antara beberapa modalitas cenderung memberikan hasil yang
lebih baik dibandingkan pendekatan tunggal. Diperlukan penelitian lebih lanjut
untuk menentukan modalitas terapi yang paling optimal dan dapat diterapkan
secara luas dalam praktik klinis.
Collections
- Medical Education [2954]
