Faktor-faktor yang mempengaruhi Mortalitas pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dengan Hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan penyakit yang
mengakibatkan penurunan fungsi ginjal bersifat progresif, dari setiap tahunnya
mengalami peningkatan jumlah kasus. Pada tahun 2016, kematian yang terjadi
karena PGK berada di urutan ke-13 dalam skala dunia. Diprediksi pada tahun 2040
melonjak tinggi menjadi urutan ke-5 sebagai penyakit dengan kematian tinggi di
dunia.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor usia, jenis kelamin, komorbid,
lama hemodialisis, frekuensi hemodialisis, tekanan darah, dan kadar Hb dapat
memengaruhi mortalitas pada pasien PGK dengan hemodialisis di RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian kasus kontrol ini menganalisis data rekam medis
pasien PGK dengan hemodialisis 2022-2024 di RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta. Melibatkan 65 pasien meninggal sebagai kasus dan 65 pasien hidup.
Data dianalisis secara univariat dan bivariat untuk mengetahui faktor-faktor yang
memengaruhi mortalitas menggunakan software SPSS.
Hasil: Didapatkan 594 pasien yang rutin menjalani hemodialisis, dan didapatkan
65 pasien meninggal memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariat Chi-Square
menunjukkan variabel usia (p value = 0,006 ; OR = 3,068 ; 95% CI = 1,353 - 6,956),
tekanan darah (p value = 0,030 ; OR = 2,419 ; 95% CI = 1,079-5,420), dan kadar
Hb (p value = 0,020 ; OR = 0,431 ; 95% CI = 0,210-0,883) meningkatkan risiko
terjadinya mortalitas. Selain itu, faktor jenis kelamin, nilai komorbid, lama
hemodialisis, dan frekuensi hemodialisis tidak berhubungan dengan kejadian
mortalitas (p value> 0,05).
Simpulan: Usia, tekanan darah, dan kadar merupakan faktor-faktor yang
memengaruhi mortalitas pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisis
Collections
- Medical Education [2954]
