Efek Air Alkali Terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) Hepar Tikus yang diinduksi High Fat Diet (HFD)
Abstract
Latar Belakang: Konsumsi makanan tinggi lemak berlebihan menyebabkan
dislipidemia yang mengakibatkan stress oksidatif, ditandai dengan peningkatan
kadar enzim malondialdehid (MDA). Obat golongan statin sering digunakan untuk
mengatasi dislipidemia dan menurunkan kadar MDA, obat tersebut diketahui
memiliki efek samping yang merugikan. Air alkali hasil sulingan bioglass memiliki
potensi sebagai alternatif untuk menurunkan kadar MDA dengan efek samping
minimal.
Tujuan: Mengetahui efek pemberian air alkali sulingan bioglass terhadap kadar
MDA hepar tikus yang diinduksi diet tinggi lemak.
Metode Penelitian: Metode studi eksperimental dengan rancangan post-test only
control group design. Dua belas sampel hepar tikus putih galur Sprague dawley
dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu HFD tanpa intervensi, HFD dengan
simvastatin, dan HFD dengan air alkali hasil sulingan bioglass. Kadar MDA diukur
menggunakan metode spektrofotometri. Data kadar MDA dianalisis dengan uji
statistik One Way ANOVA dan Post Hoc Bonferroni.
Hasil: Air alkali menurunkan kadar MDA secara signifikan (p<0,05) pada tikus
yang diinduksi HFD (3,7925 ± 0,22984 nmol/gram), dan lebih rendah dibandingkan
kelompok simvastatin (4,9500 ± 0,16104 nmol/gram).
Kesimpulan: Terdapat efek pemberian air alkali terhadap kadar MDA hepar tikus
yang diinduksi HFD.
Collections
- Medical Education [2954]
