Penerapan Karakter Hubbul Wathon Melalui Integrasi Nilai Pendidikan Islam Multikultural dalam Kearifan Sekolah (Studi Kasus di SMK Ma’arif 2 Sleman)
Abstract
Penerapan karakter Hubbul Wathon (cinta tanah air) melalui
integrasi nilai pendidikan Islam multikultural di SMK Ma’arif 2
Sleman dilatarbelakangi oleh pengaruh kecanduan gadget
pascapandemi yang mengurangi interaksi sosial siswa dan
melemahkan nilai karakter. Tujuan penelitian menganalisis
implementasi karakter Hubbul Wathon, hambatan integrasi nilai
Islam multikultural, dan persepsi warga sekolah terhadap
efektivitasnya di SMK Ma’arif 2 Sleman. Metode yang digunakan
adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis
secara kualitatif dengan langkah reduksi, penyajian dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
karakter Hubbul Wathon dilakukan melalui kegiatan pembelajaran
dan ekstrakurikuler yang mengintegrasikan nilai kebangsaan,
toleransi, dan solidaritas sosial. Tantangan yang dihadapi termasuk
stereotip antar siswa dan pengaruh media sosial. Meskipun
demikian, dukungan dari guru dan orang tua serta penerapan
kegiatan seperti mujahadah, ziarah, dan peringatan hari nasional
telah berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa.
Pendidikan Islam multikultural efektif dalam membentuk karakter
nasionalisme dan toleransi pada siswa. Penguatan ekstrakurikuler
berbasis nilai kebangsaan serta peran guru sebagai role model
diperlukan untuk optimalisasi penerapan karakter Hubbul Wathon.
