Prarancangan Pabrik Kimia 1,3 Butadiena dari Dehidrogenasi N-butana Kapasitas 85.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2025Author
Sarasa, Tarisa Restu
Fata, Dhea Shidqi Emillul
Metadata
Show full item recordAbstract
Pabrik 1,3-Butadiena dirancang untuk mendorong perekonomian
Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan menurunkan
ketergantungan pada barang asing. Pabrik 1,3-Butadiena dirancang
dengan kapasitas 85.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah
n-butana dengan kemurnian 96,75% sebanyak 166.615 ton/tahun.
Direncanakan pabrik ini akan didirikan di kawasan Bontang, Kalimantan
Timur pada tahun 2029, dan beroperasi pada tahun 2030. Pembuatan
produk 1,3-butadiena (C4H6) diperlukan bahan baku yaitu antara lain
n-butana (C4H10). Kebutuhan bahan baku tersebut dapat diperoleh dari
produsen dalam dan luar negeri, diantaranya yaitu PT Badak NGL
Bontang, PT Justus Kimiaraya, Texas Petrochemicals, Shell Chemical.
1,3- Butadiena dibuat dengan cara dehidrogenasi pada suhu 6000C dan
tekanan maksimum 1 atm di dalam suatu fixed bed type multitube
dengan kondisi non adiabatic isothermal dengan katalis chromia alumina.
Reaksi yang terjadi bersifat endotermis, sehingga untuk mempertahankan
suhu dialirkan combustion gas sebagai pemanas di dalam shell. Konversi
n-butana pada reaksi pertama sebesar 94% dan 90% pada reaksi kedua.
Produk reaktor kemudian terjadi pemisahan hidrogen dari campuran gas
yang dilakukan di separator yang selanjutnya dimurnikan dalam menara
Distilasi 1 dan 2 hingga mencapai output dengan kemurnian 99,81%.
Unit pendukung proses terdiri atas unit pengadaan air sebesar
749.816,414 kg/jam, unit pengadaan steam sebanyak 100.837,555
kg/jam, unit pengadaan udara tekan (P = 4 atm, T = 35°C) sebanyak
87,67 m3/jam. Pabrik ini memiliki unit pengadaan listrik dengan daya
334,003 kW. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas
(PT), dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan
berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari 68 orang karyawan
shift dan 32 orang karyawan non-shift. Berdasarkan kriteria yang ada
pabrik tergolong beresiko tinggi. Biaya produksi total sebesar Rp
616.340.006.712.016 per tahun. Keuntungan sebelum pajak tiap tahun
Rp 122.683.993.287.984 dan sesudah pajak sebesar Rp
95.693.514.764.627. Hasil analisis ekonomi menunjukkan Return on
Investment (ROI) setelah pajak 35,53%, Pay Out Time (POT) sesudah
pajak 2,20 tahun, Break Event Point (BEP) pada 42.50% kapasitas
terpasang 85.000 ton/tahun dan Shut Down Point (SDP) pada 24,88%
kapasitas terpasang, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFR)
sebesar 9,59%. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, pabrik 1,3-Butadiena
dari dehidrogenasi n-Butana dirancang dengan kapasitas 85.000 ton/tahun
ini menarik untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
