Show simple item record

dc.contributor.authorHasbillah, Miko
dc.date.accessioned2025-03-11T03:32:13Z
dc.date.available2025-03-11T03:32:13Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55136
dc.description.abstractGypsum merupakan limbah dari sisa-sisa pembuatan asam fosfat. Pada penelitian ini gypsum digunakan sebagai bahan penolong. Dimana gypsum memiliki kandungan Fosfor pentoksida (P2O5) yang cukup tinggi untuk pembuatan semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan metode dalam penentuan kadar air yang ada di dalam gypsum dengan menggunakan moisture analyzer dan oven. Metode yang digunakan pada pengujian ini adalah menggunakan metode gravimetri. Pengujian menggunakan 3 variasi suhu yang berbeda yaitu suhu 80oC (Pengujian A), suhu 85oC (Pengujian B), dan suhu 90oC (Pengujian C). Hasil pengujian presisi, parameter kadar air dengan suhu alat 90 oC didapatkan hasil sebesar 1,03% ≤ 2,66%. Selanjutnya, pengujian akurasi diperoleh nilai sebesar 1,636 ≤ 1,833, dengan total rata – rata waktu pengujian 781 detik. Perbandingan metode antara oven 70°C dengan moisture analyzer 80°C dan oven 70°C dengan moisture analyzer 85°C diperoleh hasil uji T yang ditolak karena t Tabel > t Hitung, sedangkan perbandingan metode antara oven 70°C dengan moisture analyzer 90°C diperoleh hasil uji diterima karena t Hitung < t Tabel. Metode uji yang paling efektif yaitu oven 70°C dengan moisture analyzer 90°C karena hasil uji perbandingan metode presisi dan akurasi memenuhi syarat kebeterimaan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGypsumen_US
dc.subjectH2Oen_US
dc.subjectKemurnianen_US
dc.titleUji Perbandingan Metode Penentuan Kandungan Air Pada Sampel Gypsum dengan menggunakan Moisture Analyzer dan Metode Gravimetrien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21231025


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record