Analisis Kolom Miring pada Struktur Gedung Bertingkat (Studi Kasus Proyek Pembangunan Hotel Rez Semarang)
Abstract
Salah satu elemen penting dalam struktur gedung adalah kolom, yang berfungsi
menyalurkan beban vertikal dari lantai atas ke dasar gedung. Dalam beberapa desain arsitektur
modern, kolom miring digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas ruang dan estetika, namun
memerlukan analisis lebih lanjut karena distribusi bebannya yang tidak merata. Dalam kolom
biaksial, letak sumbu netral dari penampang miring yang membentuk sudut θ karena interaksi antara
momen lentur dua arah dan gaya aksial kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perilaku struktur gedung dengan kolom miring pada proyek pembangunan Hotel Rez Semarang
menggunakan pemodelan SAP 2000. Analisis mencakup stabilitas gedung serta kapasitas kolom
miring dalam menahan beban. Metode analisis kolom miring yang digunakan adalah perhitungan
secara biaksial dengan pendekatan metode ACI 318, Bresler, dan dari hasil SpColumn.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter struktur seperti periode getar, gaya geser
dasar, displacement, simpangan antar tingkat, dan pengaruh P-delta telah memenuhi persyaratan
SNI 1726-2019. Nilai koefisien stabilitas terbesar akibat gempah arah X (θ Ex) sebesar 0,035
sedangkan gempa arah Y (θ Ey) sebesar 0,020 telah memenuhi syarat kurang dari nilai θ maks sebesar
0,091 sehingga struktur gedung dikatakan stabil jika terjadi gempa. Selain itu, dalam pengecekan
kapasitas kolom miring secara biaksial dengan pendekatan metode ACI 318, Bresler, dan dari hasil
SpColumn, semua kolom miring pada struktur gedung Hotel Rez Semarang memenuhi persyaratan
keamanan. Kolom dengan beban aksial dan momen terbesar yaitu kolom K15 di lantai 1
menghasilkan rasio kapasitas kolom 0.242 ≤ 1 dan Pn = 24787,486 kN > Pu = 3384,745 kN serta
mampu menahan beban-beban yang diberikan.
Collections
- Civil Engineering [4763]
