| dc.description.abstract | Stasiun Lempuyangan merupakan salah satu stasiun kereta api di Yogyakarta yang memiliki
peran penting dalam melayani transportasi penumpang. Sebagai stasiun dengan aktivitas tinggi,
keberadaan fasilitas pendukung seperti area parkir menjadi faktor krusial untuk menunjang
kenyamanan pengguna. Namun, keterbatasan lahan parkir di Stasiun Lempuyangan menjadi
permasalahan signifikan seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan pribadi.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan ruang parkir, karakteristik parkir
(akumulasi, durasi, volume, indeks, turnover, dan kapasitas), memprediksi kebutuhan ruang parkir
lima tahun mendatang, serta memberikan alternatif solusi yang sesuai.
Proses analisis penataan ulang perparkiran dilakukan berdasarkan Pedoman Teknik
Penyelenggara Parkir Departemen Perhubungan Direktur Jendral Perhubungan Darat Tahun 1996.
Studi dilakukan selama dua hari, yaitu pada Hari Jum’at, 1 November 2024 dan Sabtu, 2 November
2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi parkir di Stasiun Lempuyangan telah mencapai
indeks parkir sebesar 100% untuk sepeda motor dan mobil. Akumulasi puncak parkir sepeda motor
tercatat sebanyak 355 kendaraan per jam, dengan total volume 1.266 kendaraan dan kapasitas
dinamis 4.464,63 SRP. Sementara itu, parkir mobil mencatat akumulasi puncak sebanyak 12
kendaraan per jam, dengan total volume 47 kendaraan dan kapasitas dinamis 96,38 SRP.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama dua hari, dapat dilihat bahwa indeks parkir untuk
semua tempat parkir telah mencapai 100%, yang menunjukkan bahwa ketersediaan parkir sepeda
motor dan mobil di Stasiun Lempuyangan saat ini seimbang dengan kapasitasnya. Meskipun
kapasitas parkir saat ini di Stasiun Lempuyangan masih dapat mengakomodasi permintaan yang ada,
peningkatan jumlah kendaraan di Yogyakarta, bersama dengan meningkatnya volume parkir di
stasiun, dapat mengganggu kinerja parkir di masa depan. | en_US |