| dc.description.abstract | Psychological Wellbeing merupakan bidang penting yang menjadi salahsatu
perhatian dalam pendidikan tinggi. Adanya krisis Psychological Wellbeing pada
mahasiswa doktoral telah menjadi issu global, namun bidang ini belum banyak
dilakukan penelitian. Guna mengatasi krisis tersebut diperlukan eksplorasi
determinan Psychological Wellbeing mahasiswa doktoral. Oleh karena itu, tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi dan memprediksi model
determinan Psychological Wellbeing. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan
paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah seluruh
mahasiswa doktoral pada perguruan tinggi yang ada di Daerah Istimewa
Yogyakarta yang sedang aktif menyusun disertasi pada tahun akademik
2023/2024. Teknik sampling menggunakan purposive samping dan snowball
sampling. Jumlah sampel diperoleh sebanyak 147 responden. Analisis data
menggunakan software SEM-PLS dengan WarpPLS versi 7.0. Hasil analisis
menunjukkan adanya temuan bahwa Religiosity berperan sebagai determinan
Psychological Wellbeing baik secara langsung maupun tidak langsung. Social
support dan Academic Motivation berperan sebagai pemediasi. Social Support
menjadi pemediasi secara parsial pengaruh antara Religiosity terhadap
Psychological Wellbeing. Academic Motivation sebagai pemediasi penuh
pengaruh antara Social Support terhadap Psychological Wellbeing. Sementara
Work-life Balance dinyatakan tidak berperan secara langsung terhadap
Psychological Wellbeing. Dengan segala keterbatasan yang ada, diharapkan
peneliti mendatang bisa menindaklanjuti dengan penelitian yang lebih baik lagi. | en_US |