Uji Aktivitas Antioksidan Edible Film dari Eichornia Crassipes dengan Variasi Penambahan Ekstrak Bawang Putih dan Daun Sirih Merah
Abstract
Edible film eceng gondok merupakan lapisan tipis dari eceng gondok yang
dapat dikonsumsi serta dapat terdegradasi oleh alam. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui kadar antioksidan serta validasi metode penentuan kadar antioksidan
edible film secara spektrofotometri UV-Vis dengan penambahan ekstrak bawang
putih, daun sirih merah serta tanpa penambahan ekstrak. Aktivitas antioksidan diuji
dengan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan diukur absorbansi
dengan alat spektrofotometer UV-Vis. Data dianalisis dengan menghitung persen
aktivitas antioksidan yang diperoleh dari data absorbansi masing-masing sampel
kemudian dilakukan perhitungan nilai IC50 menggunakan persamaan regresi linear
secara substitusi y = ax + b yang menyatakan hubungan antara log konsentrasi
dengan persen aktivitas antioksidan (inhibisi). Hasil IC50 dari edible film tanpa
penambahan ekstrak sebesar 169,13 ppm dan termasuk ke dalam kategori
antioksidan yang lemah sedangkan hasil nilai IC50 untuk edible film dengan ekstrak
bawang putih dan daun sirih merah berada pada rentang 1,80 ppm – 16,30 ppm dan
masuk ke dalam kategori antioksidan yang sangat kuat. Hasil validasi metode
penentuan kadar antioksidan edible film secara spektrofotometri UV-Vis parameter
linearitas, limit deteksi, presisi, akurasi serta ketidakpastian menunjukkan bahwa
metode penentuan kadar antioksidan sudah sesuai dengan syarat keberterimaan
validasi metode spektrofotometri UV-Vis parameter linearitas dengan koefisien
korelasi ≥ 0,995, nilai LoD lebih kecil dari nilai LoQ dan nilai LoQ lebih kecil dari
nilai konsentrasi sampel, presisi (nilai RPD) ≤10%, akurasi (nilai Recovery) berada
pada rentang 80-110% serta nilai ketidakpastian yang diperoleh tidak melebihi
batas maksimum ketidakpastian pengukuran yaitu <30%.
Collections
- Chemical Analyst [441]
