Karakteristik Pasien Anak dengan Demam Tifoid di Rsud Kota Banjar Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 – 2023
Abstract
Latar Belakang :Demam tifoid adalah infeksi sistemik akut yang disebabkan oleh
Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi. Data Jawa Barat menunjukkan angka
kejadian demam tifoid mencapai 40.760 kasus pada 2019, dengan 77% kasus
pada usia 3-19 tahun adalah kelompok paling rentan karena kebiasaan jajan dan
kurang perhatian terhadap kebersihan. Data Jawa Barat menunjukkan angka
kejadian demam tifoid mencapai 40.760 kasus pada 2019, dengan 77% kasus
pada usia 3-19 tahun.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif. Sebanyak 172
responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan dalam
penelitian ini. Sebanyak 172 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi diikutsertakan dalam penelitian ini pada Januari 2025.
Hasil : Mayoritas pasien demam tifoid adalah anak usia 5-14 tahun, dengan
distribusi jenis kelamin seimbang. Diagnosis menggunakan pemeriksaan Widal,
darah lengkap. Tatalaksana dilakukan sesuai pedoman IDAI. Beberapa pasien
memiliki status gizi buruk. Diagnosis menggunakan pemeriksaan Widal, darah
lengkap, dan Tubex tidak dilakukan karena beberapa keterbatasan.
Kesimpulan : Penelitian ini menyoroti pentingnya faktor usia, lingkungan, dan
status gizi dalam risiko demam tifoid. Upaya pencegahan melalui edukasi
masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditingkatkan untuk
mengurangi angka kejadian demam tifoid.
Collections
- Medical Education [2954]
