| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara fear of
missing out dan kepuasan hidup pada mahasiswa gen z pengguna aplikasi TikTok.
Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara fear of missing out
dengan kepuasan hidup pada mahasiswa gen z penggunaan aplikasi TikTok.
Penelitian ini melibatkan 149 mahasiswa gen z dengan usia 18-25 tahun yang
mempunyai akun TikTok dan menggunakannya secara aktif. Penelitian ini
menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur fear of missing out dalam penelitian ini
ialah skala K13 FoMO milik Wijaya dkk. (2023) yang diadaptasi dari skala On-
FoMO milik Sette dkk. (2020) dan untuk mengukur kepuasan hidup menggunakan
Satisfaction with Life Scale (SWLS) (Natanael & Novanto, 2020) yang diadaptasi
dari skala Satisfaction with Life Scale (SWLS) milik Diener dkk. (1985). Analisis
data pada penelitian ini menggunakan program komputer SPSS 30 Version for
Windows. Hasil analisis menggunakan teknik korelasi Pearson’s product moment
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara fear of missing out dengan
kepuasan hidup pada mahasiswa gen z pengguna aplikasi TikTok memiliki nilai p=
0,026 (p < 0,05) dengan nilai r= 0,159 yaitu menunjukkan adanya kekuatan
hubungan positif yang lemah antara fear of missing out dengan kepuasan hidup.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam
penelitian ini ditolak. | en_US |