Show simple item record

dc.contributor.authorNaldo, Ravi
dc.date.accessioned2025-03-05T03:11:17Z
dc.date.available2025-03-05T03:11:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55042
dc.description.abstractPenyelenggaraan Konser Taylor Swift “The Eras Tour” telah menuai berbagai respons di dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara, terkhususnya di Singapura. Konser terbaru milik Taylor Swift ini telah mendorong pemerintah Singapura untuk melakukan sebuah upaya negosiasi dengan Taylor Swift bahkan jauh satu tahun sebelum konser tersebut berhasil diselenggarakan di Singapura pada Maret 2024. Untuk menganalisis upaya negosiasi tersebut, maka penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran negosiasi integratif oleh Leigh L. Thompson agar dapat menganalisis strategi-strategi yang dilakukan telah membawa kedua belah pihak kepada keuntungan yang maksimal atau win-win negotiation. Melalui penelitian ini ditemukan strategi-strategi negosiasi integratif mulai dari Singapura yang telah melakukan pengambilan sudut pandang Taylor Swift, Singapura yang tidak hanya menanyakan melainkan juga menyatakan kepentingan dan prioritasnya kepada Taylor Swift, Singapura yang telah melakukan perluasan isu konser Taylor Swift, Singapura dan Taylor Swift yang saling tukar-menukar nilai tambah dalam negosiasi, Singapura yang telah melakukan penawaran paket negosiasi kepada Taylor Swift, hingga Singapura yang juga telah melakukan penawaran dengan nilai setara kepada Taylor Swift.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNegosiasi Integratifen_US
dc.subjectSingapuraen_US
dc.subjectTaylor Swiften_US
dc.subjectKonseren_US
dc.subjectThe Eras Touren_US
dc.titleUpaya Negosiasi Singapura Terhadap Penyelenggaraan Konser Taylor Swift “The Eras Tour”en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323292


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record