| dc.description.abstract | Penyelenggaraan Konser Taylor Swift “The Eras Tour” telah menuai berbagai
respons di dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara, terkhususnya di Singapura.
Konser terbaru milik Taylor Swift ini telah mendorong pemerintah Singapura untuk
melakukan sebuah upaya negosiasi dengan Taylor Swift bahkan jauh satu tahun
sebelum konser tersebut berhasil diselenggarakan di Singapura pada Maret 2024.
Untuk menganalisis upaya negosiasi tersebut, maka penelitian ini menggunakan
kerangka pemikiran negosiasi integratif oleh Leigh L. Thompson agar dapat
menganalisis strategi-strategi yang dilakukan telah membawa kedua belah pihak
kepada keuntungan yang maksimal atau win-win negotiation. Melalui penelitian ini
ditemukan strategi-strategi negosiasi integratif mulai dari Singapura yang telah
melakukan pengambilan sudut pandang Taylor Swift, Singapura yang tidak hanya
menanyakan melainkan juga menyatakan kepentingan dan prioritasnya kepada
Taylor Swift, Singapura yang telah melakukan perluasan isu konser Taylor Swift,
Singapura dan Taylor Swift yang saling tukar-menukar nilai tambah dalam
negosiasi, Singapura yang telah melakukan penawaran paket negosiasi kepada
Taylor Swift, hingga Singapura yang juga telah melakukan penawaran dengan nilai
setara kepada Taylor Swift. | en_US |