Hubungan Efikasi Diri Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Dosen Dan Tenaga Kependidikan Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Makanan pertama yang diberikan pada awal kehidupan bayi adalah ASI, yang bersifat alamiah dan sebagai sumber nutrisi ideal yang aman. Komposisi ASI memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk keadaan fisiologis bayi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemberian ASI eksklusif pada seorang bayi adalah pemberian ASI yang diberikan selama 0-6 bulan pertama awal kehidupan bayi tanpa tambahan cairan dan tanpa tambahan makanan. Pemberian ASI eksklusif di wilayah DIY pada tahun 2013 yaitu sebesar 67,95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap keberhasilan asi eksklusif pada dosen dan tenaga kependidikan Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang di bagikan dalam bentuk google form di Universitas Islam
Indonesia. Kuesioner yang di gunakan yaitu Breastfeeding Self-Efficacy short scale (BSES-SF). Penelitian dilakukan selama bulan Oktober 2023. Jumlah sampel penelitian sebanyak 57 orang. Analisis statistic dinilai dengan uji ChiSquare menggunakan SPSS. Hasil: hasil penelitian Ibu dengan memiliki efikasi diri yang tinggi berjumlah 48 orang yang memberikan ASI eksklusif pada bayinya 44 orang dan 4 orang tidak memberikan ASI eksklusif. Dan ibu yang memliliki efikasi diri yang rendah berjumlah 9 orang yang memberikan ASI eksklusif pada bayinya 4 orang dan 5 orang tidak memberikan ASI eksklusif. Dan ibu yang memiliki efikasi diri yang tinggi berpeluang 2 kali lipat memberikan ASI eksklusif dari ibu yang memiliki efikasi diri rendah. Berdasarkan analisis bivariat menggunakan anlisis fisher test di dapatkan p-value 0.003. Hasil penelitian ini menunjukkan menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha). Artinya adanya hubungan yang signifikan antara efikasi Efikasi Diri Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Dosen Dan Tenaga Kependidikan Universitas Islam Indonesia (P <0.05). Nilai OR 2.062 (CI 95% = 0,014 - 0,385) menunjukan bahwa ibu yang memiliki efikasi diri yang tinggi akan meningkatkan angka keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Efikasi Diri Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Dosen Dan Tenaga Kependidikan Universitas Islam Indonesia yang bermakna.
Collections
- Medical Education [2954]
