| dc.description.abstract | Penelitian ini menguji pengaruh diversifikasi pendapatan dan variabel internal bank terhadap
profitabilitas bank syariah di Indonesia, yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Variabel
independen meliputi diversifikasi pendapatan, total aset (Lasset), Capital Adequacy Ratio
(CAR), Non-Performing Financing (NPF), Cost to Income Ratio (CIR), Financing to Deposit
Ratio (FDR), serta variabel kontrol COVID-19. Data diperoleh dari laporan keuangan
triwulanan 14 Bank Umum Syariah (BUS) dan 18 Unit Usaha Syariah (UUS) di Indonesia
selama periode Triwulan I 2016 hingga Triwulan IV 2023, yang dipublikasikan di situs resmi
bank dan OJK. Analisis dilakukan menggunakan metode data panel statis dengan pendekatan
Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lasset, NPF, CIR, dan FDR
berpengaruh signifikan terhadap ROA bank syariah. Sementara itu, diversifikasi pendapatan,
CAR, dan variabel COVID-19 tidak berpengaruh secara statistik terhadap ROA. Temuan ini
menunjukkan bahwa profitabilitas bank syariah lebih dipengaruhi oleh efisiensi operasional
dan manajemen risiko pembiayaan dibandingkan dengan strategi diversifikasi pendapatan. | en_US |