Studi Temporal Kualitas Udara Ambien SO2 dan NO2 di Ruas Jalan Utama dan Area Permukiman di Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, D.I Yogyakarta
Abstract
Kualitas udara merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesehatan
masyarakat, terutama di daerah dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi.
Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, merupakan salah satu wilayah yang
mengalami peningkatan jumlah kendaraan, sehingga perlu dilakukan analisis
terhadap kualitas udara di daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kualitas udara ambien di Kecamatan Wates dengan fokus pada konsentrasi
polutan SO2 dan NO2 di dua lokasi: ruas jalan utama dan kawasan permukiman.
Pengukuran dilakukan selama empat minggu pada bulan Juli hingga Agustus
2024 menggunakan metode impinger dan spektrofotometer sesuai dengan SNI
7119-2-2017 dan SNI 7119-7-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
konsentrasi rata-rata NO2 di Titik 1 (ruas jalan utama) adalah 6,3 μg/m3 pada pagi
hari dan 8,8 μg/m3 pada sore hari, sementara di Titik 2 (kawasan permukiman)
masing-masing adalah 5,0 μg/m3 dan 4,6 μg/m3. Konsentrasi SO2 di Titik 1
memiliki rata-rata 80,5 μg/m3 pada pagi hari dan 79,9 μg/m3 pada sore hari,
sedangkan di Titik 2 adalah 67,2 μg/m3 dan 61,9 μg/m3. Nilai konsentrasi ini
menunjukkan bahwa kualitas udara di kedua titik penelitian masih berada di
bawah baku mutu yang diatur oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pengaturan Perlindungan dan Manajemen
Lingkungan Hidup, yang menetapkan batas untuk NO2 dan SO2 masing-masing
sebesar 200 μg/m3 dan 150 μg/m3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas
lalu lintas yang tinggi di ruas jalan utama berkontribusi signifikan terhadap
peningkatan konsentrasi polutan di udara, dan terdapat perbedaan konsentrasi
polutan antara area jalan utama dan kawasan permukiman yang lebih rendah.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan
pengendalian kualitas udara di Kabupaten Kulon Progo.
Collections
- Environmental Engineering [1834]
