Show simple item record

dc.contributor.authorMahfuzh, Muhammad Iqbal
dc.date.accessioned2025-02-24T04:06:45Z
dc.date.available2025-02-24T04:06:45Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54995
dc.description.abstractLatar Belakang: Asesmen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan kedokteran di Indonesia. Asesmen menjadi bagian dari pendidikan kedokteran yang memiliki banyak model asesmen (multi-modality). Asesmen afektif yang menilai sikap, perilaku, dan profesionalisme. Selain itu dibutuhkan juga asesmen yang bisa menilai kemampuan gabungan dari ranah kognitif, psikomotor, dan afektif salah satunya adalah OSCE. Berdasarkan data yang didapatkan pada Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia angkatan 2020 pada ujian OSCE reguler di semester genap tahun ajaran 2021/2022 terdapat 79,1% dari 178 mahasiswa tidak lulus, semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 didapatkan 97,8% dari 178 mahasiswa tidak lulus, dan semester genap tahun ajaran 2022/2023 didapatkan 98,9% dari 175 mahasiswa tidak lulus. Pada data tersebut didapatkan fenomena rendahnya angka kelulusan ujian OSCE dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan Penelitian: Mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kelulusan mahasiswa dalam mengikuti ujian OSCE Semester Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian: Metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Metode ini dilakukan untuk mengumpulkan data faktor-faktor yang mempengaruhi kelulusan OSCE menggunakan Focus Group Discussion (FGD). Narasumber yang diambil oleh peneliti dalam satu sesi FGD adalah 6 orang dan jumlah sesi belum ditentukan karena sesi FGD akan diakhiri setelah data yang didapatkan jenuh atau tidak didapatkan ragam baru. Hasil: Berdasarkan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) dengan responden didapatkan beberapa hal yang dapat dikelompokkan berdasarkan tema. Tema pertama adalah kualitas proses belajar dengan sub tema persiapan, pembelajaran, review dan evaluasi. Tema kedua adalah manajemen regulasi dan optimalisasi lingkungan akademik dengan sub tema regulasi dan lingkungan belajar. Tema ketiga adalah dukungan fisik dan mental dengan sub tema kondisi fisik dan kondisi mental. Tema terakhir adalah dukungan akademik dan ketersediaan fasilitas dengan sub tema tenaga pendidik dan probandus. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa hal yang mempengaruhi mahasiswa Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia dalam kelulusan ujian OSCE, yaitu proses belajar, manajemen regulasi dan optimalisasi lingkungan akademik, dukungan fisik dan mental, dukungan akademik dan ketersediaan fasilitas, dan dukungan sosial dalam pembelajaranen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFaktor Kelulusanen_US
dc.subjectUjian OSCEen_US
dc.subjectPendidikan Kedokteranen_US
dc.subjectSelf-Directed Learningen_US
dc.titleFaktor-faktor yang mempengaruhi Kelulusan Osce Semester Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711175


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record