Show simple item record

dc.contributor.authorRafi
dc.date.accessioned2025-02-24T03:28:03Z
dc.date.available2025-02-24T03:28:03Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54985
dc.description.abstractSungai Code merupakan sungai yang berada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang melintasi 3 (tiga) wilayah administrasi. Sebagai sungai yang menerima pembuangan limbah di sepanjang daerah yang didominasi limbah domestik yang mengandung logam berat terutama Timbal (Pb). Pencemaran Sungai Code dapat merusak ekosistem perairan dan membahayakan kesehatan manusia, terutama ketika logam berat seperti timbal masuk ke dalam air, maka dari itu diperlukannya pemantauan kualitas air Sungai Code salah satunya dari nilai daya tampung beban pencemarannya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 Pasal 23 dalam rangka upaya pengendalian pencemaran air ditetapkan daya tampung beban pencemaran air pada sumber air yang dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sekali. Tujuan dari peneitian ini adalah membandingkan Daya Tampung Beban Pencemaran Sungai Code terhadap parameter logam berat Timbal (Pb) pada Tahun 2018 dengan Tahun 2024 dengan menggunakan Software pemodelan QUAL2K. Metode QUAL2K merupakan metode pemodelan yang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA) untuk menganalisis daya dukung sungai dalam kaitannya dengan beban yang mencemari yang dijalankan dengan Microsoft Excel. Lokasi penelitian pada masing-masing tahun dibagi menjadi 4 segmen dengan jumlah titik sampling sebanyak 5 titik. Penelitian ini menggunakan 2 simulasi/skenario pemodelan software QUAL2K. Simulasi 1 merupakan simulasi menurut kondisi eksisting sedangkan skenario 2 merupakan pembentukan model kualitas air agar beban pencemar Timbal (Pb) maksimum dapat diketahui sesuai dengan standar baku mutu air Kelas II (PP Nomor 22 Tahun 2021). Nilai daya tampung Timbal (Pb) dihitung melalui selisih dari beban pencemar skenario 2 dikurangi beban pencemar simulasi 1. Berdasarkan hasil penelitian, Sungai Code termasuk sungai yang tercemar Timbal (Pb) karena pada segmen 3 pada Tahun 2018 serta segmen 1 dan 2 Tahun 2024 memiliki daya tampung yang bernilai negatif, yang berarti beban pencemaran Timbal di segmen tersebut telah melebihi kapasitas lingkungan alaminya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengurangan beban pencemaran Timbal (Pb) sebesar 1,2 kg/hari pada segmen 3 pada Tahun 2018, 8,51 kg/hari di segmen 1 dan 39 kg/hari di segmen 2 pada Tahun 2024 untuk mencapai kondisi daya tampung yang ideal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTimbal (Pb)en_US
dc.subjectSungai Codeen_US
dc.subjectDaya Tampung Beban Pencemaren_US
dc.subjectQUAL2Ken_US
dc.titleAnalisis Pencemaran Air Sungai Code Berdasarkan Parameter Timbal (Pb) dengan Pemodelan Qual2ken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513084


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record