Penerapan Home Medication Review pada Pasien Puskesmas Banjarbaru Utara Berpenyakit Kronis
Abstract
Apoteker diharapkan berperan dalam perbaikan luaran terapi, kepatuhan minum
obat, peningkatan pengetahuan, peningkatan kualitas hidup, dan kepuasan pasien penyakit
kronis dengan Home Medication Review (HMR). Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi
Drug Related Problems (DRPs), menilai kepuasan, tingkat pengetahuan, kepatuhan minum
obat, kualitas hidup, luaran terapi (tekanan darah, kadar glukosa, dan kadar kolesterol),
serta faktor yang berpengaruh terhadap luaran terapi pasien. Penelitian ini menggunakan
metode quasi eksperimental, rancangan One Grup Pre Test – Post Test. Data didapat
prospektif di Puskesmas Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru periode Januari–Mei 2024.
Luaran terapi berdasarkan tekanan darah, kadar glukosa darah, dan kadar kolesterol. DRPs
diukur dengan Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE). Kepuasan pasien dengan
kuesioner lima dimensi kualitas pelayanan. Pengetahuan diukur dengan kuesioner tingkat
pengetahuan. Kepatuhan minum obat dengan MARS-10 questionnaire. Kualitas hidup
dengan kuesioner EQ-5D-5L. Hasil penelitian yaitu DRPs pasien penyakit kronis sebelum
menjalani HMR sebesar 92,50%. Kepuasan pasien terhadap layanan HMR mencapai
91,33%. Tingkat pengetahuan, kepatuhan minum obat, luaran terapi, dan perbaikan kualitas
hidup meningkat dari sebelum hingga sesudah layanan HMR (p-value 0,000). Kesimpulan
yaitu layanan HMR dapat mengidentifikasi DRPs, meningkatkan kepuasan, pengetahuan,
kepatuhan minum obat, luaran terapi, dan kualitas hidup pasien penyakit kronis. Faktor usia
berpengaruh terhadap luaran terapi pasien hipertensi.
Collections
- Master of Pharmacy [32]
