Show simple item record

dc.contributor.authorShalehah, Nurul
dc.date.accessioned2025-02-24T02:44:38Z
dc.date.available2025-02-24T02:44:38Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54976
dc.description.abstractFenomena bullying yang semakin meningkat di Indonesia, terutama di kalangan remaja berusia 13- 17 tahun, telah menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental dan fisik korban. Perancangan pusat rehabilitasi menjadi sangat penting untuk memberikan dukungan psikologis dan fisik bagi korban yang berdampak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang fasilitas rehabilitasi yang mengintegrasikan pendekatan sensori arsitektur, yang menekankan pada pengalaman pancaindra untuk menciptakan lingkungan yang menenangkan dan mendukung proses penyembuhan. Metode yang digunakan mencakup analisis terhadap kebutuhan pengguna, perancangan ruang terapi yang sesuai, serta pengembangan taman penyembuhan sebagai bagian dari lingkungan rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang mempertimbangkan elemen sensori dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan psikologis korban, serta mempercepat proses rehabilitasi. Dengan ini diharapkan rancangan pusat rehabilitasi dapat menjadi soulsi efektif dalam penanganan kasus bullying di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFenomena Bullyingen_US
dc.subjectPusat Rehabilitasien_US
dc.subjectSensori Arsitekturen_US
dc.subjectKesehatan Mentalen_US
dc.titlePerancangan Pusat Rehabilitasi Korban Bullying di Kota Pekanbaru dengan Pendekatan Sensori Arsitekturen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20512131


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record