Potensi Tanaman Famili Amaranthaceae Terhadap Kanker Payudara: Scoping Review
Abstract
Introduksi: Kanker adalah kondisi yang ditandai oleh abnormalitas sel akibat
proliferasi dan pertumbuhan yang tidak terkontrol, dengan kasus terbanyak
khususnya pada wanita, adalah kanker payudara. Selain faktor usia, faktor
hormonal, terutama hormon esterogen berkaitan sangat erat terhadap timbulnya
kanker payudara. Pilihan terapi dapat berupa kemoterapi, pembedahan, dan
metode lainya. Namun, karena karakteristik dan kecepatan pertumbuhan yang
berbeda-beda pada tiap orang, diperlukan terapi yang tepat dengan dosis yang
sesuai. Kemoterapi merupakan pilihan terapi yang paling banyak dipilih,
meskiupun demikian, banyak pasien mengalami relaps dan timbul efek samping
lainnya. Oleh karena itu, metode terapi herbal dapat menjadi salah satu alternatif
terapi, salah satunya adalah tanaman dari famili Amaranthaceae.
Kriteria Inklusi: Kriteria inklusi berupa original article yang berbahasa Inggris;
penelitian yang diteliti secara in-vitro, dan menggunakan cell line kanker payudara,
dan tidak ada batasan tahun dalam pencarian artikel.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan
menggambungkan bukti dari beberapa penelitian sesuai dengan panduan
pencarian Preffered Reposting Item for Systematic Review (PRISMA). Artikel
didapatkan dari tiga basis data, yaitu Sciencedirect, PubMed, dan Springer.
Hasil: Dari pencarian artikel dengan tiga basis data, didapatkan 20 artikel dengan
nilai IC50 yang bervariasi. Kandungan senyawa bioaktif paling umum ditemukan
kandungan flavonoid yang berkontribusi terhadap aktivitas antikanker.
Kesimpulan: Tanaman famili Amaranthaceae dapat digunakan sebagai alternatif
terapi untuk penyakit kanker.
Collections
- Medical Education [2954]
