Sintesis Nanopartikel Emas (AU-NPs) menggunakan Agen Pereduksi Natrium Sitrat dan Aplikasinya Sebagai Sensor Urea dalam Urine Manusia
Abstract
Kadar urea di dalam tubuh dapat menjadi salah satu indikator untuk mengetahui
kesehatan organ ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk sintesis nanopartikel emas
(Au-NPs) menggunakan reduktor natrium sitrat dan aplikasinya pada deteksi urea
secara elektrokimia dalam urine manusia. Sintesis dilakukan menggunakan metode
Turkevich, dimana gugus karboksilat (-COO-
) di natrium sitrat dapat mereduksi
Au3+ menjadi Au0
. Hasil SEM-EDX logam emas menunjukkan kandungan Au
(98,80%), C (0,82%), dan O (0,37%). Adanya perubahan warna larutan dari kuning
menjadi ungu menandakan Au-NPs berhasil disintesis dengan panjang gelombang
maksimum di 532 nm. Hasil karakterisasi FTIR mengonfirmasi kehadiran gugus
fungsi O-H, C-H, dan C=O dari agen pereduksi natrium sitrat serta vibrasi khas Au-
NPs di 668,68 cm-1
dari gugus fungsi Au-O. Ukuran diameter partikel rata-rata
sebesar 54,8 nm dengan tingkat keseragaman dan kestabilan yang baik berdasarkan
karakterisasi PSA. SPCE termodifikasi Au-NPs menunjukkan respons elektrokimia
yang baik pada sistem ferricyanide yang sesuai dengan Persamaan Randles-Sevcik
dan Hukum Ilkovic pada variasi scan rate dan konsentrasi urea. Pengujian
menghasilkan nilai linieritas (R2) 0,9718, presisi (%RPD) 0,40%, LOD 10,395 mM,
dan LOQ 34,651 mM. Pengukuran kadar urea dalam sampel urine menghasilkan
nilai 34,219 mM dan 34,081 mM, yang lebih tinggi dari kadar urea normal, yaitu
2,5 hingga 10,7 mM.
Collections
- Chemistry [753]
