Perancangan Resilience Center Kota Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku
Abstract
Intensitas kejadian bencana banjir rob pada Kecamatan Genuk, Kota Semarang, sangat tinggi karena air pasang
selalu terjadi setiap hari. Namun, keadaan ini diperparah oleh perubahan iklim yang memburuk serta penurunan
tanah. Hal ini menyebabkan berbagai penyakit fisik akibat lingkungan yang terkontaminasi serta penyakit
psikososial akibat rasa cemas akan ketidakjelasan kondisi bencana. Akibatnya, banyak korban terdampak yang
mengungsi karena terhentinya berbagai aktivitas. Perancangan Resilience Center dilakukan sebagai salah satu
upaya penanggulangan bencana sesuai program BNPB yang didistribusikan melalui BPBD Kota Semarang.
Perancangan menggunakan pendekatan perilaku dalam rangka pemulihan pengguna yang menderita secara
fisik dan psikis, secara efektif dan cepat tanggap. Pemulihan menggunakan pendekatan ini diterapkan melalui
lingkungan, gubahan massa, tata ruang, serta higienitas bangunan. Pengujian terhadap rancangan dilakukan
menggunakan skematik konsep kepada orang yang paham mengenai psikologi dan penduduk Kecamatan
Genuk sebagai calon pengguna. Hasil rancangan ini diharapkan dapat menjadi solusi masalah bencana banjir rob
yang sering terjadi dan dapat memberi korban mengungsi pemulihan yang pantas.
Collections
- Architecture [4119]
