Induksi Sediaan Nanopartikel Snedds Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Proliferasi Limfosit Limpa Tikus Wistar Secara In Vitro
Abstract
Latar belakang: Proliferasi sel limfosit merupakan fungsi biologis penting dalam
sistem imun. Gangguan pada proses ini dapat melemahkan pertahanan tubuh,
sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkannya. Sirih merah (Piper
crocatum) mengandung senyawa fenol yang berperan dalam regulasi sistem
imun. Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dikembangkan
untuk meningkatkan bioavailabilitas ekstrak etanol sirih merah dalam mendukung
proliferasi limfosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek SNEDDS
ekstrak etanol sirih merah terhadap proliferasi limfosit limpa tikus Wistar secara
in vitro.
Metode: Penelitian ini menggunakan SNEDDS ekstrak etanol sirih merah yang
diberikan pada kultur limfosit limpa tikus Wistar dalam 7 konsentrasi (50–0,781
μg/ml) dan diinkubasi selama 72 jam. Aktivitas proliferasi limfosit diuji
menggunakan MTT Assay. Data berupa Optical Density (OD) dianalisis dengan
One-Way ANOVA, dilanjutkan dengan Post Hoc Banferroni menggunakan SPSS.
Hasil: Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok
(p=0,000). Uji Post Hoc Banferroni menunjukkan bahwa seluruh kelompok
konsentrasi SNEDDS (50–0,781 μg/ml) memiliki perbedaan signifikan
dibandingkan dengan kelompok kontrol sel.
Kesimpulan: Sediaan nanopartikel SNEDDS ekstrak etanol daun sirih merah
(Piper crocatum) dapat menginduksi aktivitas proliferasi limfosit tikus Wistar
secara in vitro.
Collections
- Medical Education [2954]
